ZTE Corporation, perusahaan global publik penyedia perangkat telekomunikasi dan solusi-solusi jaringan, tahun ini akan mendorong penerapan LTE untuk produk-produk handset LTE, termasuk smartphone, perangkat hotspot, tablet dan produk fixed station. ZTE akan mengembangkan perangkat menengah ke atas dan bekerjasama dengan mitra kami di seluruh dunia untuk menciptakan beberapa seri produk unggulan yang memenuhi kebutuhan pelanggan.
Bukan hanya memfokuskan diri pada pengembangan jaringan LTE, tahun ini ZTE juga akan mengembangkan layanan cloud dan menerapkan strategi untuk handsetnya.
Sebelumnya ZTE pernah menyatakan rencana besarnya, yang mana ingin memasukan ponsel-ponsel kelas atasnya di Amerika Serikat. Berkaitan dengan hal tersebut, ZTE dikabarkan akan memamerkan dua smartphone di ajang Mobile World Congress (MWC) 2012 pada 27 Februari – 1 Maret 2012 di Barcelona.
ZTE merupakan salah satu vendor branded atau vendor global yang cukup kuat. Selama ini pemain asal negeri tirai bambu ini dikenal sebagai vendor jaringan dan juga produk CDMA yang dibundling dengan operator. Untuk peralatan telekomunikasi, kini ZTE mulai merubah strategi nya ke open market. T&t berkesempatan mewawancarai Susanto Sosilo, Direktur Divisi Perangkat dari ZTE Indonesia.
ZTE sepertinya tak mau tertinggal dengan Huawei. Bersama dengan Nvidia, vendor asal Cina ini mengumumkan perilisan ponsel terbaru, ZTE Mimosa X.
Lembaga riset Gartner menempatkan tablet di posisi 1 dalam Top 10 Tech Trends 2012. Di tahun 2015, bahkan Gartner memprediksi pengiriman tablet di dunia akan mencapai separuh dari pengiriman OS Win 8.