Orang akan memulai melihat dunia ini melewati kacamata Google-tinted, sebagai raksasa internet Google sedang mengusahakan lensa augmented-reality.
Google tidak lagi terlihat konvensional dengan mengubah tampilan mesin pencari Google sesuai selera dan nikmati kamus tubuh manusia secara detail di Google Chrome.
Pekan ini Twitter megumumkan kamampuan barunya yang bisa menyensor tweet di negara-negara tertentu. Mungkin karena Twitter kerap diidentikkan dengan kebebasan berbicara. Citra ini melekat setelah pecahnya revolusi di negara-negara Arab yang memanfaatkan Twitter dalam melakukan gelombang protes.
Menurut laporan, Google dikabarkan tengah menyiapkan versi terbaru Android, v5.0 yang disebut dengan nama Jelly Bean. Padahal, Motorola, Samsung, HTC, dan vendor ponsel global lainnya baru saja memperkenalkan handset Android Ice Cram Sandwich mereka.
Melalui sistem operasi Android, ekspansi Google pun masuk hingga ke sudut-sudut rumah tangga. Android mampu menjadikan berbagai perangkat elektronik seperti lampu, mesin cuci, lemari es dan sebagainya lebih pintar.
Setelah merasakan kesuksesan dengan mendominasi 50% pangsa ponsel pintar, Google makin gencar merilis seri terbaru Android. Diramalkan mampu mendominasi pasar hingga beberapa tahun kedepan.
Kabar baik untuk para pengguna Motorola XOOM, karena sebentar lagi tablet favorit Anda akan segera mendapatkan update untuk OS terbaru Android Ice Cream Sandwich. Setelah bergabungnya Google dengan Motorola, sepertinya raksasa mesin pencari internet tersebut mulai serius untuk mengarap Motorola, lalu seperti apa update yang akan di keluarkan untuk tablet tersebut?
Cloud atau awan siap membantu seluruh pekerjaan atau kebutuhan penggunanya selama mereka online dan menyimpan data di cloud. Cloud membuat kita bisa memenuhi segala aktivitas kita.
Google semakin melebarkan sayapnya bukan dalam bentuk mesin pencari saja. Kini juga sudah merambah ke situs pertemanan, seperti apa kelebihannya dibanding situs serupa?
Persaingan di industri telekomunikasi, khususnya di penjualan ponsel boleh dibilang saat ini sangat ketat. Namun, Cahaya Citra Infocomm tetap yakin akan memperoleh cukup ‘kue’ dengan menyandang merek barunya yakni Noxx. Apa yang membuatnya demikian yakin? Apa saja yang menjadi target dari Noxx ini? T&t berkesempatan menggali semua itu dengan Dr.Ing. Harianto Wijaya, sebagai Presiden Direktur dari Cahaya Citra Infocomm. Berikut petikannya.