T&t Magazine - Inspiring Your Techno Style

Switch to desktop Register Login

Pekan ini Twitter megumumkan kamampuan barunya yang bisa menyensor tweet di negara-negara tertentu. Mungkin karena Twitter kerap diidentikkan dengan kebebasan berbicara. Citra ini melekat setelah pecahnya revolusi di negara-negara Arab yang memanfaatkan Twitter dalam melakukan gelombang protes.

Sontak, banyak pengguna Twitter atau tweeps yang kecewa dan protes atas kebijakan ini. Menanggapi hal tersebut, Twitter menegaskan situsnya tetap berkomitmen pada kebebasan berbicara. Dijelaskan Twitter, tweet yang melanggar hukum di salah satu negara tetap dapat dilihat di negara lain.

Untuk menandakan sebuah tweet disensor, Twitter akan memberikan notifikasi pada tweet tersebut. Menurutnya, kebijakan ini sama seperti yang dilakukan Google. "Kami tidak akan menghapus tweet siapa pun, kecuali jika tweet tersebut melanggar peraturan. Itu pun setelah dilakukan peninjauan secara internal," demikian pernyataan Twitter seperti dilansir Los Angeles Times, Minggu (29/1/2012).

Last modified on Monday, 30 January 2012 06:48
Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.

T&t Magazine © Digital Publishing Dept. - Tren Media Group. All rights reserved.

Top Desktop version