CES 2012 atau The 2012 International CES berlangsung di Las Vegas pada 10 - 13 Januari 2012. Media dari seluruh penjuru dunia hadir. T&t berkesempatan meliput langsung pameran dengan dukungan Qualcomm.
CES 2012 dihadiri lebih dari 140,000 profesional industri yang bertemu untuk melakukan bisnis, mempelajari teknologi terbaru, dan melihat produk dan layanan terpanas. Banyak deal-deal teknologi dilakukan di CES.
Yang cukup menarik juga, pada CES kali ini terdapat lebih dari 250 sesi edukasi yang dilakukan 500 pemimpin industri dari 140 negara. Peserta datang untuk melihat produk dan layanan dari lebih dari 2.700 perusahaan teknologi.
CES memamerkan teknologi baru yang paling inovatif di dunia. Dari aplikasi hingga Tablet, dari kendaraan elektrik hingga 3D TV. Secara keseluruhan terdiri dari 15 kategori produk antara lain: audio, video, digital entertainment, wireless, digital imaging photography, computing and networking, automotive electronics, dan aksesori untuk rumah, kantor, dan jalan.
Dalam acara pembukaan yang berlangsung di The Venetian, Palazzo Ballroom, Las Vegas, tampil pertama memberi sambutan adalah Gary Shapiro, President/CEO of Consumer Electronics Association (CEA) yang merupakan penyelenggara CES.
Gary Shapiro menekankan bahwa CES lebih dari sekadar event bisnis. CES merupakan sumber inspirasi. Dari situ ada harapan dan optimisme bahwa inovasi akan memperbaiki kondisi manusia.
“Saya dengan rendah hati berterimakasih dan merasa terhormat berada di panggung ini. Secara nyata mewakili hadirin sekalian dan siapa saja pembuat produk dan layanan untuk bersama-sama dapat merubah dunia,” ungkap Gary.
Gary menekankan arti pentingnya inovasi. Menurut Gary, inovasi sangat penting dan sangat berdampak pada isu utama hari ini yaitu kondisi ekonomi global. Kita tidak dapat lari dari kabar bahwa banyak negara menghadapi masa-masa ekonomi sulit dari pengeluaran negara termasuk Amerika Serikat. Negara ini (Amerika Serikat) punya 3 pilihan untuk pemulihan: menaikkan pajak, memotong anggaran, atau menumbuhkan perekonomian.
Dari 3 hal tersebut, menumbuhkan perekonomian adalah jalan terbaik. Pertumbuhan itu harus diraih dan datang hanya dari inovasi.
Inovasi bisa menjadi bahan bakar pertumbuhan ekonomi dengan penambahan layanan baru, kemampuan, dan efisiensi. Saat inovasi dilakukan di suatu wilayah, maka inovasi pun dapat terjadi di wilayah lain.
Inovasi juga menyelamatkan kehidupan. Ketika bencana alam melanda sebagian dunia, gempa dan tsunami yang menghancurkan Jepang, banjir besar di Thailand, perangkat mobile dan media sosial secara aktif membantu melakukan penyelamatan yang efektif dan tepat sasaran.
Di Amerika Serikat, industri tetap menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Tahun lalu Gary memprediksi pertumbuhan penjualan 3.5%. Namun inovasi tidak hanya di Amerika Serikat, tidak hanya masalah kesenangan dan hiburan. Tahun 2012 akan ditandai sebagai saat yang menentukan bagaimana inovasi menyelesaikan banyak masalah. CES lebih dari lainnya. Gary melihat inovasi menjadi solusi inovatif permasalahan sosial yang besar. Menurut Gary:
- Kita membutuhkan sistem transportasi yang aman
- Kita perlu hidup lebih sehat
- Kita perlu membicarakan naiknya biaya perawatan kesehatan
- Tanggung jawab kepada pendidikan anak-anak
- Perlindungan kepada anak-anak dan menjamin rumah yang aman
- Tanggung jawab untuk mengangkat kehidupan orang miskin
- Menciptakan tempat bekerja yang penuh arti
- Menjaga dan mendorong inovasi dan internet
Inovasi bukanlah kesenangan atau menghambur-hamburkan waktu, tetapi strategi. Memerlukan pola pikir, kerja keras, dan visi. Bukan untuk yang ragu-ragu. Inovasi adalah CES. Dan inovasi adalah nadi dari pertunjukan dan pameran ini.
Selanjutnya Gary Shapiro pun mempersilahkan pembicara kunci berikutnya untuk naik ke atas panggung yang terhormat untuk memberi sambutan.
Dr. Paul E. Jacobs dari Qualcomm
Tampil sebagai pembicara berikutnya adalah Dr. Paul E. Jacobs, Chairman and CEO, Qualcomm. Saat naik ke atas panggung, sosok Paul E. Jacobs pun tampak bersahaja. Paul dengan setelan jas hitam dan celana panjang semi jeans biru terkesan kurang memberi sentuhan formal. Namun di balik kesederhanaan tersebut, pemegang kendali di Qualcomm itu membagi inspirasinya. Sejalan dengan Gary Shapiro, Paul pun menekankan arti pentingnya inovasi ke depan dan pentingnya membangun ekosistem.
Paul berbagi data bahwa saat ini terdapat lebih dari 1 juta aplikasi mobile yang ada di dunia. Terdapat sekitar 1,3 Triliun Dollar revenue di sektor wireless di dunia ini. Semuanya menunjukkan betapa besar keuntungan yang diraih serta nilai uang yang dibelanjakan. Tentu juga termasuk besarnya potensi perkembangan aplikasi ke depan.
Di sisi lain, Paul juga melihat masih terdapat negara-negara berkembang atau emerging countries dan yang baru muncul industri wireless nya ke depan sangat potensial mendukung perkembangan industri wireless. Menurut Paul, di 2014 nanti, emerging countries memiliki 50% dari global GDP. Karenanya industri ini juga perlu mengambil peran ke arah sana.
Qualcomm pun memiliki program Wireless Reach sebagai bagian dari CSR nya yang bertujuan untuk memperkuat teknologi wireless di negara-negara berkembang. Termasuk juga bagaimana memaksimalkan manfaat wireless dalam kehidupan sehari-hari.
Di atas panggung, Paul juga menampilkan Muhammad Yunus, sosok peraih nobel asal Banglades yang menerapkan manfaat wireless untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Paul juga memaparkan kesiapan Qualcomm dengan teknologi Snapdragon nya untuk mewujudkan kemudahan pengguna dengan teknologi wireless. Menurut Paul, diperkirakan di tahun 2015, setengah dari keseluruhan smartphone dikirimkan ke emerging market. Dan Snapdragon dari Qualcomm telah siap menuju ke arah sana.
Qualcomm bekerjasama dengan raksasa software besar termasuk Android (Google) dan Windows (Microsoft). Saat ini juga bekerjasama dengan lebih dari 300 model device dengan lebih dari 30 manufaktur. Tentu saja Qualcomm juga menggandeng vendor ponsel besar seperti Nokia, HTC, dan lainnya.
Berikutnya Paul Jacobs pun mempersilahkan pembicara kunci lain yaitu Stephen Elop, President dan CEO Nokia untuk naik ke atas panggung memberi sambutan. Sama seperti Paul, Stephen Elop pun memandang pentingnya mengembangkan ekosistem ke depan.
Elop pun memberi contoh pengumuman terbaru mereka di CES ini tentang kerjasama Nokia, Microsoft, dan operator LTE Verizon untuk menggarap pasar Amerika melalui produk Nokia Lumia 900.
Paul Jacobs juga mendemonstrasikan teknologi Augmented Reality di device layar lebar, serta smart TV. Paul pun selanjutnya secara bergantian mempersilahkan pembicara-pembicara kunci lain untuk memberi sambutan. Termasuk juga Liu Jun, Senior VP Lenovo dan President Mobile Internet and Digital Home Group. Liu Jun dari Lenovo banyak berbicara tentang smart TV.
Pembicara lainnya yang diberi kesempatan adalah H, Melvin Ming, President dan CEO, Sesame Workshop. Juga DR. Eric Topol, Chief Academic Officer, Scripps Health sekaligus VP Chairmain, West Wireless Health Institute. Juga ada Peter Diamandis, Chairmain and CEO Xprize Foundation.
Dari ulasan Fokus tentang CES ini, semoga pembaca sekalian dapat mengambil manfaat dari CES yang mengambil tema “The Global Stage for Innovation”. Dan semoga CES menjadi awal yang cerah memulai tahun 2012.
Richard W. H. Napitupulu- Las Vegas