T&t Magazine - Inspiring Your Techno Style

Switch to desktop Register Login

12 Jan

Bisnis Prosesor PC dan Laptop Makin Ketat

Penjualan komputer personal (PC) makin melemah karena melambatnya perekonomian khususnya di Amerika dan Eropa. Sementara persaingan yang ketat datang dari telepon pintar dan tablet. Padahal ekspor PC terus meningkat tetapi pertumbuhannya terus melambat.

Produsen prosesor PC dan notebook seperti Advanced Micro Devices Inc (AMD) berjuang keras melawan dominasi ponsel pintar dan tablet, AMD bekerja keras melakukan penetrasi pasar komputer yang dikuasai Intel.

Produksi prosesor saat ini dikuasai intel dengan pangsa pasar sekitar 80 persen sedangkan AMD masih berebut dengan pesaing lain di pangsa pasar 20 persen sisanya.

AMD sendiri berupaya eksis, mereka meluncurkan prosesor yang mampu memproses grafis dan data secara bersamaan dengan cepat. Namun, AMD harus melakukan pengurangan karyawan agar bisa menghemat US$ 200 juta pada tahun 2012 nanti.

Ke depan, persaingan bisnis prosesor komputer PC dan notebook semakin ketat dengan rencana kehadiran Qualcomm dan Nvidia. Qualcomm, yang sebelumnya dikenal sebagai pembuat prosesor ponsel pintar dan tablet akan membuat prosesor desktop dengan desain berdasarkan ARM dan akan berjalan pada Windows 8. Sementara, Nvidia baru tersirat untuk menyediakan chip untuk desktop dan notebook.
 
“Siapa cepat dia dapat” itu kondisi persaingan di produsen prosesor. Intel berupaya mempertahankan dominasinya dengan merilis prosesor kemampuan 3.6GHz dengan dukungan teknologi Hyper-Threading dan Turbo Boost. Sedangkan AMD meluncurkan prosesor kemampuan 3.6GHz yang didukung teknologi Turbo Core dan multiplier yang terbuka.

Pada ajang Consumer Electronics Shows (CES) 2011 lalu, Intel dan AMD saling memamerkan kekuatan barunya. Mereka saling memperkenalkan teknologi prosesor terbaru berkategori prosesor fusion. Fusion prosesor merupakan sebuah prosesor yang mengintegrasikan komponen gratis didalamnya. Intel sebagai vendor pertama yang menggunakan teknologi ini mengenalkan keluarga Nehalem dan Westmere. Sedangkan, AMD perkenalkan seri prosesor fusion yang menggabungkan kekuatan AMD dengan ATI.

Ke depan persaingan di bisnis prosesor semakin ketat, apalagi dengan masuknya pendatang baru yakni Qualcomm dan Nvidia. Tapi, di sisi lain pertumbuhan penjualan komputer personal dan notebook makin melambat dari tahun ke tahun.

Last modified on Thursday, 12 January 2012 09:37
Rate this item
(0 votes)

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.

T&t Magazine © Digital Publishing Dept. - Tren Media Group. All rights reserved.

Top Desktop version