Pendapatan tersebut diperoleh dari pengiriman hard-drive sebanyak 28.5 juta unit dengan laba bersih sebesar US $145 juta atau US $0,61 per lembar saham. Menurut pres rilis yang kami terima, angka tersebut di luar biaya dan pengeluaran yang berhubungan dengan banjir Thailand yang menghambat produksi dan rencana akuisisi Hitachi Global Storage Techonologies (HGST).
Sementara laba bersih non-GAAP adalah sebesar US $358 juta atau US $1,51 per lembar saham. Selama kuartal tersebut, perusahaan mengeluarkan biaya dan pengeluaran sebesar US $199 juta yang terkait dengan banjir dan pengeluaran sebesar US $14 juta mengenai rencana akuisisi HGST.
Di samping itu WD juga mengumumkan telah membuat kemajuan tambahan yang signifikan dalam mengembalikan kapasitas produksi setelah kejadian banjir di Thailand. “Kami telah membuat kemajuan besar dalam pemulihan kemampuan produksi WD akibat kejadian banjir di Thailand, dan hal ini tercermin dalam hasil keuangan kuartal kedua kami dan kembali pulihnya operasional kami di sana,” ujar President and Chief Executive Officer, John Coyne.
Soal akuisisi HGST, WD berencana akan menyelesaikannya pada Maret 2012.